Sabtu, 15 Oktober 2011

Anugrah Rasa- Nya



ALLAH.. telah kirimkanmu
tuk menemani langkahku
saat hati tergores ingkar
kau datang genggam jemariku
tawarkan rasa yang kau sendiri tak tau

Allah gantikan debu menjadi hiasan tak terlukiskan
kau begitu indah mengisi hariku
kau hapus bulir duka hatiku
tanpa pamrih
tanpa kau lihat
siapa aku dan apa aku

Andai kau belahan hatiku
kuingin kita rajut asa
meniti taman langit kita
hanya bersamamu kujelang hari

terimakasih cinta
hadirmu jadikan semangatmu
*************************************************************

Ya Rabby….
Mungkin salah rasa asaku
terukir pada indah jiwamu
tanpa permisi ku ukir pahatan rinduku
tampa kau tau ku tautkan jemariku
tanpa terasa ku telah melangkah di belakangmu

Dalam sepiku yang ramai
hadirmu usik hati kecilku
sapa indahmu
ayom hangatmu
melenakan anganku
saat pada petang kau ingin ku tetap tinggal
dalam genggam erat yang kau dekap
meski ku tau…
tuntunmu tak pantas tuk lusuhku
terimaksih habba…kau telah buatku merasa indah dan berharga

Meski sering kali…
Ku rentas asaku
ku pungkiri rasaku
namun hatiku tak mampu menunggu
kaulah harapan jiwa lelahku

Ya Rabby….
semua ada pada KuasaMU
bila ada masa kami bersatu
semoga kau persatukan dengan Indah
tanpa sangka dan amarah
Dalam munajah kami berserah
Pada AlurMU Ya Allah…Amin…

Sabtu, 01 Oktober 2011

Ijinkan aku

Ijin kan aku pergi dari hidupmu
Ijinkan aku melepas genggammu
ijinkan aku berlari dari semua pesonamu
Ijinkan aku melupakan semua keindahanmu

Ijinkan aku melukis sosokmu di anganku
Ijinkan aku memujamu dalam diam
ijinkan aku menyintaimu tanpa seorangpun tau
ijinkan aku menyimpan dan memupuk rinduku padamu
Ijinkan aku menyandarkan hatiku padamu
Ijinkan aku memujamu sesukaku
Ijinkan aku selalu dan selalu berdoa tuk segala kebaikan tuk adamu
Ijinkan aku…menjadi sosok yang kau rindu
Ijinkan aku...membingkai kenangmu di sepenggal sisa masaku
Ijiinkan aku melepas hadirmu di ujung pisah nanti dengan berjuta indah kisah
Tentang arti kasih dan cinta dari sekeping hati….

Kekasih…..Ijinkan aku….

Selasa, 20 September 2011

Cukup cinta DIA didalam diam



Ketika cinta ini hadir
tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui...
saat ia hanya membuai, rasa tidak lagi tercipta
untuk Yang Maha Pencipta....
maka izinkanlah hati bertanya, untuk siapa ia muncul
dengan tiba-tiba.....
mungkinkah dengan Ridha-Nya atau hanya mengundang murka
jika benar cinta itu karena Allah
maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran
karena pada hakikatnya ia bermula dari Allah
maka iapun akn berakhir dan kembali kepada Allah

............................................................

bukan karena membenci hadirnya
tetpi menjaga kesuciannya
bukan karena menghindari dunia....
tetapi meraih demi syurga-Nya
bukan karena lemah untuk menghadapinya.....
tetapi karena menguatkan jiwa dari godaan syitan yang
begitu halus dan myelusup dijiwa

............................................................

karena hadirmu tiada mampu menjauhkannya dari ujian
karena hadirmu hanya akan menggoyahkan
ketenangan dan iman.....
karena mungkin saja membawa kelalaian hati
yang terjaga...

.............................................

memupuknya hanya akan menambah penderitaan
menumbuhkan harapan hanya akan menambah kebahagiaan
para syaitan.....

..........................................

cukup cinta DIA
kasihmu dengan penuh keikhlasan

dan aku pun tidak tahu rencana Allah buat diriku....
mungkin rasa ini ujian dan persinggahan sementara
karena hati ini pun begitu mudah
untuk dibolak-balikkan.....
aku serahakan semua rasa yang tiada sanggup
dijadikan halal
itu pada Yang Memberi dan Memilikinya....
biarkan DIA yang mengatur semuanya,hingga keindahan
itu datang dan tercampak pada waktunya.....

Amin.... Ya Rabbal Alamin



Jumat, 26 Agustus 2011

:::::::"KeAjaiban I'tikaf"::::::::

Alangkah banyaknya kuhabiskan waktuku
pagi dan petang untuk perbuatan ta' berarti
sedang pada saat itu kain kafanku
sedang ditenun tanpa kusadari.

kita sudah relatif jauh berjalan, banyak yang sudah kita lihat
dan yang kita raih,tapi banyak juga yang masih kita keluhkan
:rintangan yang menghambat,
goncangan yang melelahkan fisik dan jiwa
suara gaduh yang memekakkan telinga dari mereka
yang ngobrol tanpa ilmu,pemandangan indah yang terlewatkan,
kerja keras yang tanpa hasil
dan masih banyak lagi.

Jadi mari kita berhenti sejenak disini (Masjid) beri'tikaf.
kita memerlukan saat-saat itu
saat dimana kita,melepaskan kepenatan yang mengurangi ketajaman hati
saat dimana kita,membebaskan diri dari rutinitas
yang mengurangi kepekaan spiritual
saat dimana,kita sejenak melepaskan beban kehidupan
yang mungkin menguras stamina kita.

Kita memerlukan saat-saat sperti itu
karena kita perlu membuka kembali peta perjalanan kita
melihat jauhnya jarak yang telah kita tempuh
dan sisa perjalanan yang masih harus kita lalui
menengok kembali hasil-hasil yang kita raih.

Sebenarnya bukan hanya kita yang perlu berhenti
para pelaku bisnispun punya kebiasaan itu
memerlukan untuk menata ulang bisnis mereka
mereka menyebutkan "Penghentian"
tetapi sahabat-sahabat Rasulullah generasi pertama yang telah mengukir
kemenangan dakwah menyebutkan "Majelis Iman" maka
Ibnu Mas'ud berkata;"Duduklah bersama kami,biar kita beriman sejenak"

I'tikaf kita perlu untuk dua keperluan
     *untuk memantau keseimbangan antara berbagai perubahan pada lingkungan
        strategis dengan kondisi internal
     *untuk mengisi ulang,hati kita dengan energi baru,
       sekaligu membersihkan debu-debu yang melekat padanya
       selama menapaki jalan
       yang ingin kita raih adalah pembaruan komitmen
       dan jani setia kita kepada Allah,bahwa kita akan tetap Istiqomah
       dan komitmen memikul beban amant

Firman Allah SWT:"Belumlah datang saat bagi orang-orang beriman  untuk
                                    mengkhusyukan hati dalam mengingat Allah
                                    dan menjalankan kebenaran yang diturunkan, dan
                                    hendaklah mereka tidak menjadi sperti orang-orang yang
                                    telah diberikan Alkitab sbelumnya dimana,ketika jarak antara mereka
                                    dengan sang Rasul telah jauh, maka hati mereka telah jadi keras
                                    banyak dari mereka menjadi fasik."(Q.S 57:16)

Beginilah akhirnya kita memahami,mengapa Rasulullah saw mensunnahkan umatnya
melakukan I'tikaf pada sepuluh terakhir dibulan Ramandhan
atau mengapa Allah SWT menanamkan  kegemaran berkhalawat
pada diri Rasulullah saw tiga tahun sebelum diangkat menjadi Rasul
atau bahkan Umar bin Khotab r.a. mempunyai
kebiasaan i'tikaf di Masjidil Haram sekali sepekan


dimassa Jahilliyah

Kamis, 25 Agustus 2011

Allahumma yaa Allah
kepada Engkau juga aku mengadukan kekurangan dan kelemahanku
kemampuanku serta kehinaan diriku didepan manusia
oh..... Tuhan Yang Maha Pengasih Maha Penyayang
Engkaulah yang melindungi si lemah dan Engkaulah pelindungku

kepada siapa hendak Kau serahkan diriku......?
kepada orang yang jauhkah,yang berwajah muram kepadaku....?
ataukah kepada musuh yang akan menguasai diriku.....?

Asalkan Engkau tidak murka kepadaku
aku tidaklah peduli,
sebab sungguh luas kenikmatan yang Kau limpahkan kepadaku
aku berlindung kepada Nur Wajah Engkau
yang menyinari kegelapan dan
karenanya membawa kebaikkan bagi dunia dan akhirat
dari kemurkaan Engkau yang akan Kau tumpahkan kepadaku
Engkaulah yang berhak menegur
dengan berkenan kepada Engkau
dan tiada kuasa serta kekuatan selain dengan Engkau juga

Waktu bergulir begitu cepat
apakah masih ada kesempatan buat menjalaninya
membuka hari dan memberikannya kepada yang menerima
tanpa melihat itu kelebihan atau kekurangannya
tatapan mata yang hanya sekilas
senyuman yang terpaksa
apakah itu mampu menggoda jiwa ini
jangan karena pesonanya
membuat jatuh cinta
hanya hati yang bicara mendendangkan syair cinta
namun.....
bingung buat siapa......?
akan diucapkan semua itu.........
hanyalah kekaguman semesta.....
tidak ada keinginan memilikinya

kenapa........!
bayangan itu hadir ketika,mulai dilupakan
apakah ini semua atas kehendak-Mu
semakin berusaha menghilangkan,semakin nyata didepan mata
yang membuat manusia selalu ingin didekatnya
apakah itu yang dinamakan cinta
bahkan ta' mau melepaskan
memberikan rasa sesak dihati
ketika menyelinap didalam kalbu
kangen atau rindu mengacaukan semua



Rabu, 24 Agustus 2011

:::::::::::: Dalam SerahMU ::::::::::::::::



Ketika cinta memanggil…
rindu terendam dalam pilu langkah kuyu..
pada cahaya cinta yang benderang datangnya
kilau memenyilaukan buat ku terlupa fana..
indah kidung suara rindu lembut terbingkai rela akan jalan yang kan tertuju

Berserah kepada Allah
menjalani garis kisah yang terjadi..
terlarang kita
tersobek batas..
Tak mampu tuk lepas
Ku tergenggam erat dalam luas segaramu..

Pintal ini kita rajut satu persatu tuk selimut jiwa dan hati kita
dalam rebah akan Kuasa Takdirnya..tersulam satu persatu bulir kasih dalam suka duka..
Akankan semua selalu Indah..? Atau…..ini Kenikmatan lain dariNya.

Ya Illahi Rabby..
ku bersujud dalam malamMu
ku rela akan semua lukis yang kan Engkau cipta kepada kami ..

Sisi gelap hati kami berbicara
sisi gelap kami memadu cinta..
Ya Allah….ku bersyukur atas semua indah ini..
Ya Allah….Alhamdulillah….kau telah kirimkan raja hati penuntun jiwaku..
Ya Illahi Rabby……andai ia belahan jiwaku..
berilah tujuk jalanMU kepada kami yang tiada ini..
Ya Allah……kami berserah atas jawabMU….Amin Allahuma Amin………

BARAKHALLAH